4. Agama dan Masyarakat

Agama dan Masyarakat

PALANGKARAYA, KOMPAS.com— Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengimbau seluruh umat muslim yang membaca Al Quran (tadarus) pada malam hari di bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah hendaknya mengurangi penggunaan pengeras suara masjid.

Hal ini diperlukan karena penduduk Palangka Raya terdiri dari berbagai macam agama, tidak hanya umat Islam, kata Wali Kota Riban di Palangka Raya, Minggu.

Kebiasaan tadarus sampai waktu subuh tetap dapat dilakukan tanpa menggunakan pengeras suara masjid sehingga tidak mengganggu jam istirahat masyarakat non muslim lain.

Oleh karena itu penggunaan pengeras suara diharapkan dikurangi atau dibatasi sampai jam-jam tertentu. Bagi masyarakat yang masih ingin membaca Al Quran silakan meneruskan, namun hendaknya tidak menggunakan alat pengeras suara masjid.

Meski saat ini umat muslim sedang merayakan bulan suci Ramadhan, namun rasa toleransi antarumat beragama tetap terpelihara mengingat di Palangka Raya sendiri juga banyak warga non muslim.

“Kami rasa masyarakat mengerti, sebab warga non muslim yang ingin istirahat di rumah dekat masjid mungkin sedikit agak terganggu karena adanya aktivitas tadarus dengan menggunakan alat pengeras suara,” ucap Riban.

Dia mengharapkan masyarakat Palangka Raya saling menghormati serta meningkatkan kerukunan dan rasa takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga tujuan kerukunan antarumat beragama di Palangka Raya diakui dapat tercipta dengan baik.

Meski rasa tolerasi keagamaan tersebut sudah berjalan dengan baik tidak ada salahnya manakala dipeliharan dan ditingkatkan lagi di masa mendatang, katanya.

“Kami ingin masyarakat sejahtera, aman, rukun dan damai sentosa. Hal ini penting karena Palangka Raya terlihat suasananya semakin baik dan damai antarsuku dan agama. Jadi antarumat beragama semakin saling menghormati satu dengan lainnya,” ujar Riban.

Untuk itu, semua pihak diharapkan menjaga keamanan dan ketertiban daerah masing masing dengan mengintensifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di setiap desa atau kelurahan.

“Kalau ada orang yang dianggap mencurigakan, sebaiknya laporkan ke pihak berwajib. Sebab, pihak keamanan siaga mengamankan Ramadhan di Palangka Raya tahun ini,” demikian Wali Kota Riban Satia.

http://nasional.kompas.com/read/2012/08/06/2029517/Walikota.Kurangi.Penggunaan.Pengeras.Suara.Masjid

Opini : Menurut saya hal ini baik dilakukan supaya toleransi antar umat beragama tetap terjaga dan supaya tidak terjadi konflik antar umat beragama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: